Korban Gempa NTT: 87 Orang Meninggal Dunia
Redaksi - Sabtu, 22 Agustus 2026 17:54 WIB
Gambar : detikNews.com
pikiranriau.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 87 orang. Selain itu, sebanyak 1.298 orang mengalami luka-luka."Hari ini secara kumulatif jumlah yang meninggal ada 87 jiwa," kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers dilihat YouTube BNPB, Sabtu (22/8/2026). Rincian korban meninggal yakni Manggarai 31 orang, Manggarai Timur 30 orang, Sikka 9 orang, Ende 2 orang, Manggarai Barat 1 orang, Nagekeo 13 orang, dan Ngada 4 orang.Sementara itu, sebanyak 1.298 orang mengalami luka-luka.
Dari jumlah tersebut, 336 orang mengalami luka berat."Jumlah orang-orang yang luka atau korban yang luka ada mencapai 1.298 jiwa, di mana yang luka berat sebanyak 336. Kabupaten Manggarai Timur dengan total 643 jiwa, ini merupakan luka yang terbanyak.
Kemudian diikuti Kabupaten Manggarai sebanyak 285 jiwa," ujarnya.Berton mengatakan jumlah pengungsi juga meningkat akibat gempa susulan yang masih terjadi. Saat ini tercatat 150.576 orang mengungsi."Pengungsi juga bertambah dari angka yang kemarin 130-an ribu, sekarang sudah mencapai 150.576 jiwa dengan rincian kami akan sampaikan 3 yang paling besar, Kabupaten Manggarai 41.427 jiwa,Kabupaten Nagekeo 34.256 jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 31.372 jiwa," jelasnya.
BNPB mencatat gempa susulan masih terus terjadi. Hingga hari ini terdapat 5.012 kali gempa susulan terjadi di NTT."Hingga saat ini gempa susulan masih sering terjadi dan hari ini kami mendapatkan jumlah gempa susulan sebanyak 5.012 kali. Magnitudo terbesar adalah 6,2 sedangkan yang terkecil adalah 1,1. Gempa susulan yang dirasakan warga sebanyak 124 kali," tuturnya. ( Sumber Berita : detikNews.com)
Dari jumlah tersebut, 336 orang mengalami luka berat."Jumlah orang-orang yang luka atau korban yang luka ada mencapai 1.298 jiwa, di mana yang luka berat sebanyak 336. Kabupaten Manggarai Timur dengan total 643 jiwa, ini merupakan luka yang terbanyak.
Kemudian diikuti Kabupaten Manggarai sebanyak 285 jiwa," ujarnya.Berton mengatakan jumlah pengungsi juga meningkat akibat gempa susulan yang masih terjadi. Saat ini tercatat 150.576 orang mengungsi."Pengungsi juga bertambah dari angka yang kemarin 130-an ribu, sekarang sudah mencapai 150.576 jiwa dengan rincian kami akan sampaikan 3 yang paling besar, Kabupaten Manggarai 41.427 jiwa,Kabupaten Nagekeo 34.256 jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 31.372 jiwa," jelasnya.
BNPB mencatat gempa susulan masih terus terjadi. Hingga hari ini terdapat 5.012 kali gempa susulan terjadi di NTT."Hingga saat ini gempa susulan masih sering terjadi dan hari ini kami mendapatkan jumlah gempa susulan sebanyak 5.012 kali. Magnitudo terbesar adalah 6,2 sedangkan yang terkecil adalah 1,1. Gempa susulan yang dirasakan warga sebanyak 124 kali," tuturnya. ( Sumber Berita : detikNews.com)
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rayakan HUT RI Ke 81, Demokrat Yakin Pekanbaru Akan Lebih Sejahtera
Rayakan HUT ke - 28, PAN Pekanbaru Santuni Anak Yatim dan Gelar Pasar Murah
NIBA Dibawah Pimpinan Yanmar Ateng Himbau Pengusaha Untuk Kerjasama Dengan Pihaknya
Harga Daging Ayam Naik, Arwinda : Minta Dinas Terkait Turun Tangan !
Komentar