Jumat, 17 April 2026 WIB

PDIP Kritik Tapera Potong Gaji Karyawan: Untuk Sehari-hari Saja Sulit

Redaksi - Selasa, 28 Mei 2024 18:08 WIB
PDIP Kritik Tapera Potong Gaji Karyawan: Untuk Sehari-hari Saja Sulit




pikiranriau.com- Anggota DPR RI Fraksi PDIP Rahmad Handoyo mengkritik kebijakan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang diberlakukan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rahmad mengatakan para pekerja, terutama masyarakat menengah ke bawah, akan keberatan dengan iuran tambahan tersebut. Hal itu karena upah para pekerja telah dipotong sejumlah iuran lainnya.

"Ingat potongan-potongan ini hampir 10 persen keseluruhan ya pekerja untuk BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, dan lain-lainnya hampir 10 persen loh ini," kata Rahmad saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (28/5).

"Ini yang barangkali pekerja-pekerja menengah bawah saya kira merasa kesulitan. Jangankan untuk iuran, untuk sehari-hari, untuk biaya keluarga saja masih kesulitan," ujarnya.

Dia mengatakan mungkin ada sisi positif dari kebijakan Tapera. Sayangnya, pemerintah belum menjelaskan lebih detail mengenai Tapera yang memotong gaji karyawan.

Rahmad meminta pemerintah kembali berkomunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Dia berkata, masih ada waktu hingga kebijakan itu diberlakukan tahun 2027.

"Masih ada waktu untuk dikomunikasikan disosialisasikan apa manfaatnya, apa filosofisnya menjadi peserta iuran, kenapa diwajibkan, silakan pemerintah komunikasi dengan para pekerja," ujarnya.

Sebelumnya, pemerintah menetapkan kebijakan Tapera melalui Pasal 15 Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024. Pemerintah mewajibkan semua pekerja membayar iuran untuk tabungan perumahan.Siap-siap, Gaji Pekerja Swasta Dipotong Simpanan Tapera per Tanggal 10

Besaran iuran adalah 3 persen dari gaji bulanan. Sebanyak 0,5 persen dibayar pemberi kerja, sedangkan 2,5 persen dibayar oleh pekerja.Iuran ditarik setiap tanggal 10. Kebijakan Tapera berlaku bagi semua pekerja mulai 2027.

"Kalau belum (terlaksana) memang biasanya ada pro kontra. Seperti dulu BPJS, yang di luar PBI (penerima bantuan iuran) juga ramai. Tapi setelah berjalan dan merasakan manfaatnya, pergi ke rumah sakit tak dipungut biaya, semua berjalan," ucap Jokowi setelah menghadiriPelantikan Pengurus GP Ansor 2024-2029 di GBK Jakarta, Senin (27/5).


Sumber : CnnIndonesia.com





Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
PDIP Sindir RKP Jokowi Buat Prabowo: Belum Kerja, Defisit APBN Rp600 T

PDIP Sindir RKP Jokowi Buat Prabowo: Belum Kerja, Defisit APBN Rp600 T

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Diperiksa Polisi Hari Ini

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Diperiksa Polisi Hari Ini

PDIP Minta Jokowi Setop Tapera: Jangan Rakyat Kecil Biayai Hal Besar

PDIP Minta Jokowi Setop Tapera: Jangan Rakyat Kecil Biayai Hal Besar

DPD PDIP Sebut Ahok Siap Maju di Pilgub Sumut 2024

DPD PDIP Sebut Ahok Siap Maju di Pilgub Sumut 2024

PDIP Buka Peluang Ahok dan Djarot di Pilgub Sumut

PDIP Buka Peluang Ahok dan Djarot di Pilgub Sumut

PDIP Tak Undang Jokowi di Rakernas V Partai: Beliau Menyibukkan Diri

PDIP Tak Undang Jokowi di Rakernas V Partai: Beliau Menyibukkan Diri

Komentar
Berita Terbaru