Sabtu, 12 September 2026 WIB

Hampir Dibunuh, Wartawan Media Online Riau Lapor Polisi

Pikiranriau.com - Selasa, 12 September 2023 10:08 WIB
Hampir Dibunuh, Wartawan Media Online Riau Lapor Polisi

KAMPAR, pikiranriau.com – Salah seorang wartawan media online Riau bernama Windy membuat laporan polisi ke Polsek Siak Hulu Kabupaten Kampar atas dugaan tindak pidana pengrusakan secara bersama-sama, Jumat (8/9/2023). Laporan itu dibuat Windy karena mobil yang dia kendarai saat liputan dirusak oleh beberapa orang yang diantaranya Windy kenal.

Kepada pikiranriau.com Windy menjelaskan, bahwa kejadian itu bermula saat dia bersama 2 wartawan media online Riau lainnya, menggunakan satu unit mobil melakukan liputan investigasi di salah satu tempat yang diduga menjadi penampungan penimbunan BBM subsidi di daerah Kampar.

"Alhamdulillah masih dalam lindungan Allah, Allah juga yang buat situasinya di luar kewajaran bisa aku lari dari kejaran mereka yang targetnya aku mati," kata Windy mengisahkan kepada pikiranriau.com, Selasa (12/9/2023).

Dalam surat laporan polisi nomor STPLK/225/IX/2023/SPKT/POLSEK SIAK HULU/POLRES KAMPAR/POLDA RIAU itu Windy melaporkan dua nama yakni Rizal dan Doni serta kawan-kawan yang diduga melakukan pengrusakan terhadap mobil yang dikendarai wartawan saat liputan.

"Mereka melakukan pembunuhan berencana dengan cara melakukan pengrusakan mobil yang dikendarai wartawan secara bersama-sama di depan umum Jumat siang di Pasar Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau," kata Windy.

Peristiwa itu berawal pelemparan batu terhadap mobil yang dikendarai wartawan dimulai dari SPBU 14.284.606 Desa Lubuk Sakat Perhentian Raja Kabupaten Kampar, kemudian mobil yang di dalamnya terdapat 3 orang wartawan media online Riau ini dikejar sampai puluhan kilometer melewati berbagai desa dan kecamatan, sampai berakhir di Baterai Q Pekanbaru.

"Mobil kami dikejar karena mereka tidak terima tempat penimbunan minyak jenis Bio Solar ditemukan wartawan. Kami mendapatkan lokasi itu berbekal barcode SPBU 14.284.606 Desa Lubuk Sakat. Minyak yang ada di gudang itu dilangir berulang kali menggunakan Truk Dyna berwarna biru," terang Windy menceritakan.

Berhasil menghadang mobil yang di dalamnya ada 3 wartawan media online Riau itu, lanjut Windy, terlapor kemudian melakukan pengrusakan dengan melakukan pelemparan bahkan memprovokasi warga mengatakan bahwa mobil yang dikendarai wartawan tersebut pelaku tabrak lari.

"Saya berharap pelaku segera ditangkap dan ditahan diberikan hukuman seberat-beratnya sesuai ketentuan berlaku," harap Windy sembari menunjukan bukti Surat Laporan Polisi.

Wartawan media online Riau lainnya yang ada di dalam mobil itu Yusman Gea menilai tindakan terlapor brutal, tidak hanya menghalangi pekerjaan wartawan, namun sudah ada upaya melakukan pembunuhan terhadap wartawan.

"Ini bukan perusakan lagi, tapi ini namanya upaya pembunuhan berencana untuk menghabisi kami wartawan yang sedang bertugas usai liputan investigasi. Persoalan ini akan saya laporkan ke Polda Riau," kata Yusman Gea.

Penyidik Polsek Siak Hulu berjanji menindaklanjuti laporan wartawan tersebut.

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sabarudi Bangga Pekanbaru Borong   4 Penghargaan Green City

Sabarudi Bangga Pekanbaru Borong 4 Penghargaan Green City

Siswa Kembali Pembelajaran Jarak Jauh,  Zulkardi : Ortu Diminta Awasi Aktivitas Anak Saat PJJ !

Siswa Kembali Pembelajaran Jarak Jauh, Zulkardi : Ortu Diminta Awasi Aktivitas Anak Saat PJJ !

Aidhil Nur Putra : Cegah Angka Kriminalitas RT/W Perlu Aktifkan Kembali  Siskamling

Aidhil Nur Putra : Cegah Angka Kriminalitas RT/W Perlu Aktifkan Kembali Siskamling

DPRD Minta Usulan Pokir Di Prioritaskan, M Dikky : Jangan Tebang Pilih !

DPRD Minta Usulan Pokir Di Prioritaskan, M Dikky : Jangan Tebang Pilih !

25 Tahun Demokrat , TAF : Perkuat Struktur Organisasi Sampai Ketingkat Basis  !

25 Tahun Demokrat , TAF : Perkuat Struktur Organisasi Sampai Ketingkat Basis !

Siang Malam Solar Masih Langka di Pekanbaru, Zulfan Hafis : Kalau Tidak Sanggup Pejabat Pertamina Harakiri Aja !

Siang Malam Solar Masih Langka di Pekanbaru, Zulfan Hafis : Kalau Tidak Sanggup Pejabat Pertamina Harakiri Aja !

Komentar
Berita Terbaru