Sabtu, 12 September 2026 WIB

Siswa Kembali Pembelajaran Jarak Jauh, Zulkardi : Ortu Diminta Awasi Aktivitas Anak Saat PJJ !

Redaksi - Jumat, 11 September 2026 17:54 WIB
Siswa Kembali Pembelajaran Jarak Jauh,  Zulkardi : Ortu Diminta Awasi Aktivitas Anak Saat PJJ !

pikiranriau.com - Kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau membuat aktivitas pendidikan terganggu. Bahkan buruknya kualitas udara membuat Pemerintah Kota Pekanbaru dua kali mengeluarkan instruksi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) anak-anak sekolah tingkat SD dan SMP.

Menyikapi kondisi ini, Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zulkardi meminta Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru memastikan proses belajar mengajar dari rumah tetap berjalan maksimal."Jadi kita juga ingin menyampaikan kepada Dinas Pendidikan, terutama untuk bagaimana mengawasi anak didiknya, untuk bagaimana bisa beraktivitas seperti biasa di rumah," Ungkap Zulkardi.

Pengawasan orang tua, kata dia, juga diperlukan agar anak tetap dapat mengikuti pembelajaran selama sekolah diliburkan"engawasan orang tua yang lebih penting untuk bagaimana bisa belajar maksimal di rumah," ujarnya.

Disatu sisi, Politisi PDI Perjuangan ini menyoroti pelaksanaan Car Free Day (CFD) di tengah memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Ia mempertanyakan perbedaan kebijakan pemerintah kota yang meliburkan siswa SD dan SMP, namun tetap menggelar CFD."Kalau untuk Kota Pekanbaru itu rata-rata asapnya asap kiriman. Kiriman dari Kalimantan, terus juga dari Jambi, Palembang, hampir masuk ke wilayah Kota Pekanbaru,"Zulkardi menilai pemerintah perlu mempertimbangkan penghentian sementara CFD apabila hasil pengukuran kualitas udara menunjukkan kondisi berbahaya.

Menurut dia, aktivitas olahraga di ruang terbuka justru berisiko ketika masyarakat menghirup udara yang tercemar asap."Ini sangat apa ya, perbedaan perlakuan antara CFD dengan libur anak sekolah. Kita minta kepada Pemerintah Kota Pekanbaru kalau misalnya nantinya hasil udara di Kota Pekanbaru sangat berbahaya, kita rekomendasikan untuk ditutup sementara dulu CFD-nya," kata dia.

Zulkardi mengingatkan masyarakat yang berolahraga di tengah kabut asap dapat menghirup udara dalam jumlah lebih banyak. Kondisi itu dikhawatirkan memicu gangguan kesehatan, terutama jika kualitas udara berada pada kategori berbahaya.Ia juga mengatakan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pekanbaru telah menyiapkan langkah antisipasi apabila kondisi kabut asap memburuk dalam sepekan ke depan.

Salah satunya dengan menyiapkan posko bagi masyarakat."Kalau misalnya seminggu ke depan asap makin tebal, kita juga Fraksi PDI Perjuangan sudah mengantisipasi. Kita siapkan posko-posko untuk masyarakat. Misalnya nanti ada gejala-gejala penyakit, bisa langsung ke posko," ujarnya.

Zulkardi berharap kabut asap di Pekanbaru segera berakhir. Ia berharap hujan turun dalam waktu dekat untuk membantu mengurangi dampak asap yang kini menyelimuti kota."Mudah-mudahan bencana asap di Kota Pekanbaru ini cepat selesai. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita berharap dan berdoa ada hujan yang bisa membasahi Kota Pekanbaru," kata Zulkardi. ( *)

SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sabarudi Bangga Pekanbaru Borong   4 Penghargaan Green City

Sabarudi Bangga Pekanbaru Borong 4 Penghargaan Green City

Aidhil Nur Putra : Cegah Angka Kriminalitas RT/W Perlu Aktifkan Kembali  Siskamling

Aidhil Nur Putra : Cegah Angka Kriminalitas RT/W Perlu Aktifkan Kembali Siskamling

DPRD Minta Usulan Pokir Di Prioritaskan, M Dikky : Jangan Tebang Pilih !

DPRD Minta Usulan Pokir Di Prioritaskan, M Dikky : Jangan Tebang Pilih !

25 Tahun Demokrat , TAF : Perkuat Struktur Organisasi Sampai Ketingkat Basis  !

25 Tahun Demokrat , TAF : Perkuat Struktur Organisasi Sampai Ketingkat Basis !

Siang Malam Solar Masih Langka di Pekanbaru, Zulfan Hafis : Kalau Tidak Sanggup Pejabat Pertamina Harakiri Aja !

Siang Malam Solar Masih Langka di Pekanbaru, Zulfan Hafis : Kalau Tidak Sanggup Pejabat Pertamina Harakiri Aja !

Udara Pekanbaru Berbahaya, Dokter Meiza :  Ingatkan Bahaya Kabut Asap !

Udara Pekanbaru Berbahaya, Dokter Meiza : Ingatkan Bahaya Kabut Asap !

Komentar
Berita Terbaru